If you love me like you tell me

Please be carefull with my heart

You can take it just don’t break it

Or my world we fall apart

You are my first romance

and i am willing to take a chance

That ’til life is through i’ll still be loving you

I will be true to you jus a promise from you will do

From the very start please be carefull with my heart

I love you and you know i do

There will be no one else for me

Promise i’ll always true for the world and all to see

and i have had my heart badly broken

I’ve been burn and i’ve been hurt before

So i know just how your feel

Trust my love is real for you

I’ll be gentle with your heart

I caress like a morning dew

i’ll be right beside you forever, i won’t let our world fall apart

From the very start i’ll be carefull with your heart

Lagu ini awalnya dipopulerkan oleh Jose Mari Chan dan Regine Velasquez lalu beberapa waktu yang lalu Crhistian Bautista membawakannya kembali. Menurutku sih ini lagu cocok buat seorang laki-laki yang ingin meyakinkan perempuan yang benar-benar dia cintai tentang kesungguhannya memilih perempuan tersebut menjadi istrinya. Sebenarnya kalau didengarkan liriknya so sweet banget (aaaah mungkin aku saja yang terlalu terbawa perasaan :-p )

 

Eits tapi tunggu dulu. Alangkah so sweetnya kalau lagu ini dipersembahkan oleh seorang laki-laki mapan yang siap menikah kepada perempuan yang siap menikah juga, bukan dinyanyikan sebagai gombalan oleh ababil-ababil yang hanya ingin bersenang-senang dan tidak punya keseriusan untuk mencari ridho Allah. Jadi, buat para perempuan nih, menurutku jangan dulu gembira ketika ada yang menyanyikannya untukmu. Se so sweet apapun liriknya, dengan moment semanis apapun dan settingan tempat seromantis apapun, jangan gampang percaya (siapkan tameng terbaik dan tempat sampah terbesar untuk menampung gombalan-gombalan) yaaah tersenyum saja menanggapi gombalan-gombalan seperti itu, tapi jangan sampai masuk ke dalam hati, apalagi sampai mengendap di sana. BAHAYA😀

Sebenarnya memang guru mengaji akupun menyarankan untuk tidak sering-sering mendengarkan lagu-lagu mellow seperti ini karena bisa membuat terlena. So akhirnya iman jadi K.O deh. Tapi kalau nggak sengaja nemu terus mendengarkan dan ternyata bagus ya tidak apa-apa. Tapi kalau sudah kegandrungan dan pengin terus dengerin, berarti itu tanda-tanda bahwa iman kita mulai terkikis oleh lirik dan musik mellownya. Satu hal yang selalu ditekankan oleh orang tua saya, siapapun yang memberikan rayuan-rayuan gombal kepada kamu, kalau dia bukan suami mu, pasti hanya omong kosong. Hanya laki-laki pemberani yang siap mempertanggungjawabkan gombalan-gombalan dan pujian-pujiannya terhadapmu dengan komitmen yang kuat di dalam ikatan yang hebat yaitu pernikahan. Cukup bilang terimakasih untuk semua pujian dan gombalan itu sebagai sebuah upaya untuk “menjaga” hubungan yang baik dengannya.

 

Trus kalau kita sudah berterimakasih tapi malah justru dianggap kita senang dengan gombalan-gombalan itu bagaimana? Karena ternyata yang sering Ke-GR-an itu bukan cuma perempuan. Bahkan menurutku (hanya menurutku lho ya) kadar ke-GR-an nya laki-laki itu lebih besar daripada perempuan. Cuma senyum sedikit setelah digombalin kadang diartikan kalau hati seorang perempuan telah luluh. Hufh serba salah donk ya? kalau dicuekin nanti dianggapnya kita jutek. Jadi gimna doooonk?