Oke pada postingan berikutnya masih tidak jauh-jauh dari bayi. Ceritanya, dalam satu RW di desa saya sepanjang bulan agustus ini ada 5 orang ibu melahirkan. Saya jadi banyak teman untuk sharing berbagai macam hal. Mengikuti perkembangan zaman, kami ibu-ibu saling sharing via sms, sudah tidak lagi kongkow di tukang sayur hihii๐Ÿ˜€

Ketika kontrol Adzkiya, saya mendapatkan tips dari dokter M. Basalamah. Dokter keturunan Arab yang kata ibu ganteng. Ini kata ibu saya loh ya bukan kata saya hehee. ALhamdulillah tips ini bisa saya share dan bagikan kepada ibu-ibu yang lainnya karena ternyata beberapa diantara bayi-bayi baru lahir tersebut menderita hidung mampet dan pilek. Apa itu pilek dan influenza tidak akan saya bahas di sini karena bukan bidang saya untuk membahasnya. Saya hanya akan share tips dari dokter Basalamah seperti yang saya bilang tadi. Ini dia tipsnya:1. Jemur bayi setiap pagi di bawah sinar matahari pagi. Kalau yang ini memang sepertinya sudah menjadi rutinitas wajib bagi ibu-ibu atau mbah-mbah untuk mengajak anak atau cucunya berjemur di bawah matahari pagi. Karena berjemur tersebut banyak manfaatnya.

2. Tengkurapkan bayi dan usap-usap punggungnya (Alhamdulillah saya sudah berani dan berhasil menengkurapkan Adzkiya… yeaaay๐Ÿ˜€ ) hal ini dimaksudkan agar lendir di dalam hidungnya bisa keluar.

3. Lakukan penguapan. Penguapan ini dapat dilakukan dengan cara meletakkan wadah yang berisi air panas dan ditetesi minyak telon di dekat bayi, agar uap panasnya dapat dihirup oleh bayi sehingga dapat melegakan hidungnya yang tersumbat. Cara ini menurut saya kurang efektif karena membutuhkan air panas yang cukup banyak agar uapnya bisa bertahan lebih lama.

4. Tetesi hidung bayi dengan larutan garam. Kalau ingin mempraktekkan cara ini harap berhati-hati. Tunggu saat bayi tertidur agar tetesan air garam tersebut teapt sasaran masuk ke hidung bayi. Kalau tidak ingin ribet membuat larutan garam, di apotek tersedia tetes hidung dengan merk Breathy yang dikhususkan untuk bayi pilek dan hidung tersumbat. Tapi saya sarankan harus sepengetahuan dokter kalau ingin memakainya.

5. Menggunakan kemukus dan kencur. Kalau cara ini adalah cara tradisional. kemukus merupakan sejenis mpon-mpon yang berkhasiat untuk melegakan hidung yang tersumbat. Hanya saja dosis penggunaannya perlu disesuaikan agar tidak terlalu panas untuk si kecil.

Satu lagi yang menjadi catatan. Jangan mencucup atau menyedot hidung si kecil dengan mulut. Cara ini sebenarnya banyak dipraktekkan di masyarakat dan dianggap cukup efektif. Namun dikhawatirkan bakteri yang ada di mulut kita justru akan memperparah kondisi hidung si kecil.

Bagaimana bunda? semoga bisa membantu bunda yang sedang kebingungan untuk mencari cara mengobati buah hati yang sedang pilek yaa๐Ÿ™‚