Tag Archive: hujan


Episode Hujan

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (Al An’am 99)

Hujan turun sore ini sebagai sebuah bentuk penghilang kebosanan dan kepenatanku. Sembari menunggu hujan reda, alangkah bagusnya kalau memanfaatkan momen tersebut untuk berburu foto.

Lets see my capture this afternoon 😉

_DSC0305

Baca lebih lanjut

Iklan

I Love The Rain ^_^

Hujan… entah sejak kapan aku sangat menyukai fenomena alam yang satu ini. Yang aku ingat, ketika aku kecil, aku sering duduk di kursi yang langsung berhadapan dengan kaca ruang tamu bersama ibuku yang waktu itu menyandingkan segelas teh hangat dan mendoan panas untukku. Bersama menatap rintiknya yang menyejukkan. 

Ibu selalu berkata “Hujan adalah berkah dari Allah. Coba lihat bunga-bunga itu.” Telunjuk ibu mengarah pada bunga bougenvile warna orange yang sedang bermekaran di pekarangan depan rumah (waktu itu halaman rumah kami masih bebatuan dan sedikit taman kecil) 

“Bunganya sangat segar terkena air hujan. Dan kau tahu? bunga itu sekarang sedang berdendang sembari bersyukur kepada Allah.”

Aku lebih tertarik dengan pemandangan di depanku ketimbang cerita ibu. Aku amati setiap orang yang berlalu lalang di tengah rintik hujan. Menghiasi jalanan di depan rumahku dengan warna warni payung aneka warna yang indah. Entah kepentingan apa yang sangat mendesak pagi mereka sehingga mereka rela menerjang hujan. Sementara ibuku sibuk dengan adek yang mulai menangis, aku melanjutkan kenimatanku. Memandang jalanan.

Suara riuh rendah bocah-bocah bersahutan dengan derai ribuan jarum air yang meluncur dari langit membuatku semakin tertarik. Selalu saja sama setiap akhirnya aku meminta izin untuk ikut bermain dengan mereka, ibu tidak memperbolehkanku. Namun selalu aku tahu apa kelemahan ibu. Ketika wajahku memelas penuh belas kasih dan meminta sedikit pengertian sembari batinku berteriak hebat.

“Ibu… aku ingin bermain hujan bersama mereka.” Kata-kataku tidak terucap. Namun mataku memancarkan keinginan yang sangat. Ibu… seperti biasa hanya tersenyum hangat, dan akhirnya mengangguk ikhlas.

Dan dalam hitungan detik aku telah bergabung dengan teman-teman sebayaku di tengah guyuran hujan. Bermain membendung selokan yang kering di musim kemarau namun mendadak penuh air membludak saat hujan turun. Eits selokan di depan rumahku bersih. Tak ada sampah yang menimbulkan bau tak sedap. Kami bocah-bocah duduk di dalam selokan yang tak begitu dalam itu. Membendung air dan setelah penuh berdiri bersama menyaksikan gelombang-gelombang ombak buatan yang kami ciptakan. Bersorak, tertawa, untuk kemudian kembali bercengkerama.

Ketika aku beranjak dewasa, bermain di bawah rintik hujan sudah kurang menarik lagi bagiku. Terkalahkan dengan aroma tanah yang tersiram rintikan hujan. Wangi… segar… lebih segar dari aroma kopi yang biasa diseduh kakek di pagi hari. Kunikmati sepoian angin semilir yang berhempus pelan menabrak pipiku. Dingin…

Dan sekarang aku makin menyukainya. Karena hujan pernah menyembunyikan tangisku. Disaat apa yang aku harapkan jauh dari kenyataan. Disaat apa yang aku banggakan hanya menyisakan kekecewaan. Yah.. hujanlah teman ku saat itu. Ribuan jarum air yang turun dari langit menerpa wajahku. Menyembunyikan air mata yang sempat menetes.

Hujan… bagiku facial alami. Kata orang kalau difacial wajahnya seperti ditusuk jarum. Senut…senut… senut… sensasi itu aku dapatkan dari hujan. Sakit, membuat hati ingin menjerit Namun harus ku tahan karena aku tak mau dianggap aneh oleh orang-orang hehe. 

Karena setiap rintik hujan punya cerita. Apa ceritamu? ;-)
*foto-foto aku dapatkan dari google