Sekali lagi aku menarik nafas panjang. Berusaha mengusir kantukku agar pergi jauh dan tidak menggangguku. Pagi ini aku hanya ingin fokus dan serius untuk kesekian kalinya. Aku tidak boleh putus asa, Allah pasti mendengar pintaku. Dimulai dari sebuah pertanyaan siapa aku? Akan sangat mudah menjawabnya bahwa aku adalah seorang perempuan. Pertanyaan berikutnya perempuan seperti apakah aku? Setiap orang memunyai berlembar-lembar permasalahan di dalam hidupnya. Begitupun aku. Salah satu lembaran permasalahan yang aku punya untuk segera aku selesaikan adalah tentang hal satu itu. Ya, hal yang satu itu. Sebenarnya aku malu untuk menceritakannya. Entah keberanian apa yang kemudian menyebabkan tangan ini pada akhirnya nekat menuliskannya.

Aku seorang perempuan, sudah aku katakan di awal tadi. Usiaku sekarang berkisar antara 22-30 tahun. Adakah yang sudah bisa menebak apa yang ingin aku ceritakan dengan kata kunci usiaku? Aku seorang perempuan luar  biasa. Ya, aku tahu aku lemah, namun aku mencoba dengan segenap daya dan upayaku untuk menguatkan diri. For what? aaaah tidak usah berpura-pura mengajukan pertanyaan itu. Aku benci mendengarnya. Ya Allah… apa aku memang harus mengatakan semuanya secara tersurat? Oke aku coba. Silahkan tertawakan aku. Saat ini, aku sedang berusaha menguatkan diriku untuk menunggu seseorang datang menjemputku. Seseorang? siapa dia? Masih bertanya? yang jelas jawabannya bukan seorang polisi yang akan menjemputku ke penjara karena kesalahanku.  Oke aku perjelas dan semoga kalian paham.

Hal yang sangat diidam-idamkan oleh perempuan seumuranku tentunya adalah bertemu dengan pemilik tulang rusuk ini yang kemudian akan mengalungkan sebuah ikatan yang suci dan halal untuk kemudian melalui kehidupan bersama. Ooooh maksudnya menunggu jodoh 😀 Yups! aku benci dengan ekspresi tertawa kalian itu. whats wrong? Jujur aku tidak pernah berdoa agar Allah memberiku cerita cinta seperi Ali r.a dan Fatimah r.a putri Rasulullah SAW yang katanya so sweet and very beautifull. Sungguh aku merasa tidak akan kuat menahan gejolak rasaku hingga syaitanpun tidak akan tahu. Kan aku sudah katakan kalau aku perempuan luar biasa. Aku juga tidak berharap jalan cerita cintaku seperti nabi Yusuf a.s dan Zulaikha yang terekam abadi dalam sebuah kitab cinta Yusuf dan Zulaikha. Aku hanya ingin kisah cinta sederhana dan yang lebih aku inginkan adalah aku segera merasakannya. Maksa banget sih. Komentarmu membuatku sedih 😥

Baca lebih lanjut

Iklan