Tag Archive: pernikahan


Kado Pernikahan Hafalan Alqur’an

Surat Lukman, entah kenapa aku sangat menyenangi surat yang satu ini. Saking senangnya dengan ini surat, aku sampai bercita-cita untuk mengajukan mahar hafalan surat ini kepada suamiku. Pembahasan tentang surat Lukman ini sudah pernah aku tulis sebelumnya di dalam blog ini, bagi yang mau mengobrak-abrik dan mencarinya, silahkan. Asal jangan diberantakin ya hehe πŸ˜€

Oke kenapa aku senang dengan surat ini, bahkan bisa dibilang terobsesi (padahal setiap surat dalam alquran itu istimewa) yes i know. Tapi terkadang ada orang-orang yang mendapat pencerahan atau hidayah ketika membaca salah satu surat. Ada beberapa alasan kenapa aku menginginkan calon suamiku untuk memberikan mahar surat Lukman ini:

1. Isinya tentang tauhid

2. Isinya tentang nasihat Lukman kepada anaknya

Cuma dua sih, kalau beberapakan banyak ya? hehe πŸ˜€

Alhamdulillah calon suamiku (sekarang udah jadi suami ) bersedia untuk memberikan mahar tersebut, tentu saja meminta mahar ayat alquran tidak terbebas dari konsekuensi. Aku pun harus mengerti apa maksud yang terkandung dalam surat Lukman tersebut jangan asal minta tapi nggak tahu apa yang diminta, iyakan? πŸ˜‰

Waktu itu kami mendapat saran dari pak pengulu, kalau mau menjadikan hafalan sebagai mahar, berrarti hafalan tersebut harus dibacakan sebelum akad dan di depan saksi. Kalau dibacakannya setelah akad, berarti ketika akad maharnya tidak dibayar tunai melainkan dibayar hutang. Padahal detik-detik menjelang ijab qobul adalah detik-detik paling menegangkan untuk laki-laki, bagaimana akan konsen menghafal sementara hatinya dag-dig-dug bukan main? Karena itu akhirnya hafalan surat Lukman itu tidak jadi dipakai untuk mahar, melainkan menjadi hadiah pernikahan ter-so-sweet untukku. Jadi untuk sobat semua yang ingin mahar berupa hafalan alquran juga, coba dilihat lagi kesiapan sang calon untuk menghafal sebelum akad, takutnya saking deg-degannya malah pingsan lagi hihii πŸ˜›

Thanks my husband :-*Toko-Kado-Unik-2

Iklan

Rieva merengkuh sahabat di depannya ke dalam pelukannya. Saat ini hanya itulah yang bisa dia lakukan untuk si cantik yang sudah hampir setengah jam meneteskan air mata di depannya. Rieva tahu tidak sepatah katapun darinya yang akan didengar oleh si cantik jika dia nekat menghiburnya dengan untaian nasihat panjang. Ya tidak akan di dengar setidaknya untuk saat ini, karena yang si cantik butuhkan sekarang hanyalah tempat untuk mencurahkan perasaan yang sedang bercokol hebat dalam hatinya, mengabil hampir 3/4 kisi hati yang tengah terluka. Hanya sebuah sentuhan lembut di kepala si cantik yang bisa Rieva berikan, berharap bisa sedikit mengobati lukanya yang menganga.
Baca lebih lanjut